Akibat perkembangan Teknologi (6)

Pencemaran lingkungan semakin meluasa dan tidak dapat dikendalikan. Kita asumsikan setiap rumah memiliki Jam dinding elektrik, maka siapakah yang battery-nya tidak pernah bermasalah? Kemana solusi battery yang telah habis? Dibuang sampah langsung atau didaur ulang?
Pertanyaan lain:
– Siapakah yang tidak memiliki parfum? Kemanakah tabung parfum dibuang?
– Kini banyak orang yang memiliki komputer. Komputer siapakah yang tidak bermasalah? kemanakah kalau spare-part yang rusak dibuang?
– Yang lebih trend dan hampir setiap orang dewasa miliki yaitu HP. Kemanakah jika HP-nya rusak dibuang? apakah dijual?
– Banyak yang memiliki mainan anak -anak dari teknologi elektronik misal: mobil bertenaga battery, HP lagu, pistol tenaga battery, dll. Kemana jika sudah rusak dibuang?

Adakah sari semua barang ang rusak didaur ulang?

Sampah elektronik merupakan produk perkembangan teknologi yang tidak bisa dihindari. Negara Indonesia merupakan salah satu negara tempat pembuangan sampah elektronik secara tidak langung. WNI sering mengimport, komputer PC atau Laptop Second dari luar negeri. Kemanakah menyimpan atau membuang kalau PC/Laptop tersebut telah usang?

Akankah terjadi Sampah Laptop, printer,HP, Monitor, camera digital, perangkat auido-video, TV, mainan anak-anak, AC, kulkas, dll. ?

Apakah bisa dicegah munculnya sampah elektronik? Kalau melihat perkembangan saat ini maka sampah elektronik tidak bisa dicegah. Yang bisa diusahakan yaitu mencegah percepatan munculnya sampah elektronik.

Upaya ini mungkin bisa memperlambat terbentuknya sampah elektronik:
– Tidak membeli barang elektronik yang murahan, karena biasanya cepat rusak, dan cepat dibuang. Jangan tertipu dengan tampilan dan harga murah.

– Mempelajari cara menggunakan yang benar dari perangkat elektronik, sehingga bisa awet dan masa pakai lebih lama.

– Merawat barang elektronik dengan baik, agar bisa digunakan lebih lama.

– Belajar membetulkan jika ada kerusakan kecil, atau dibawa ke tukang reparasi.

– Tidak suka membeli barang-barang elektronik. Sikap selektif dan pilih-pilih, harus ditegakkan.

Kumpulkanlah barang yang sudah rusak dan jangan dibuang disembarang tempat, usahakan agar diambil oleh pemulung atau dijual saja.  Mereka akan melakukan pengumpulan barang tsb dan dibawa ke tempat lain yang khusus menerima sampah elektronik. Mungkin akan di ekspor ke negara tertentu yang mau menerimanya, seperti China, Nigeria, India, dll.

tumpukan sampah elektronik menggunung.

tumpukan sampah elektronik menggunung.

Gunung sampah elektronik - Keyboard

Gunung sampah elektronik - Keyboard

sampah elektronik, kumpulan aneka card rusak

sampah elektronik, kumpulan aneka card rusak

sampah elektronik,tumpukan  harddisk rusak

sampah elektronik,tumpukan harddisk rusak

About mdin