Buku Gurita Cikeas: Kado Indonesia di akhir tahun 2009 ?

kado akhir 2009: bank century - mobil mewah - prita mulyasari - gurita cikeas

kado akhir 2009: bank century - mobil mewah - prita mulyasari - gurita cikeas

Indonesia di akhir penghujung tahun 2009 dikejutkan dengan beberapa peristiwa yaitu: buku Gurita Cikeas, Mobil Mewah bagi  pejabat dengan harga wah, Bebasnya Prita Mulyasari atas semua tuntutan, Panasnya kasus Bank Century, Dinamika Pansus Bank Century.

Saya tidak tertarik membahas tentang Buku Gurita Cikeas yang menurut banyak orang bersifat kontroversial.  Memang yang menjadi pikirannya saya, dari mana George Aditjondro dapatnya info tentang kemelut Bank Century dan menggaet Cikeas.  Teknologi apa yang dipakai oleh seorang Aditjondro sehingga bisa menggambarkan seolah gurita? Dari mana datangnya info Bank Century sehingga berani menuliskannya dalam buku?  Buku yang ternyata dibuat dalam versi cetak (hard copy) hanya terbatas dan sangat sulit dicari,  mungkin  (bisa saja) akan muncul di internet dalam wujud file pdf.

Mobil mewah baru bagi para pejabat yang berjumlah 150 orang, ternyata bisa menambah perasaan rakyat semakin bingung. Kok bisa-bisanya,… masyarakat dan rakyat diberi tontonan mobil-mobil mewah bagi pejabat dan yang akan  bersliweran di jalan. Yang aku tidak bisa memahami itu harga yang dikabarkan senilai 1,3 Milyar rupiah. Tapi kalau melihat siaran di sebuat stasiun TV swasta, teknologi yang ditempelkan dalam mobil menurut saya mini komputer dan teknologi kategori Kecerdasan Buatan. Kenyamanan mobil dan kelengkapan fasiltas berbasis teknologi yang ada sehingga menjadi mahal. Tetapi apakah semua itu memang penting bagi pejabat yang masih berusia belum 100 hari?

Padahal saya pikir hutang negeri kita saja masih banyak tapi pejabat kita bisa naik kendaraan mewah. Pejabat belum berprestasi sudah naik dan menikmati hutang, yang mengembalikan hutang siapa ya..?  Ada keinginan mengembalikan hutang tidak sih negara kita ini?? kalau ada kemauan, bagaimana pejabat kita merencanakan mengembalikan?

Bebasnya ibu Prita Mulyasari bebas dari semua tuntutan yang berdasarkan vonis PN Banten tanggal 28 Desember 2009, menjadi sebuah obat bagi masyarakat yang turut prihatin atas kasus yang dialaminya.  Kasus yang menjerat Prita Mulyasari memang sudah diakhiri oleh ketukan vonis bebas Ketua Majelis Hakim Arthur Hangewa di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Selasa (29/12/2009). Kelegaan bagi masyarakat yang turut mengikuti kasus tersebut yang didukung melalui berbagia cara dan media memberikan dukungan moril yang sangat besar bagi bu Prita dan menunjukan kepada bangsa bahwa kekuatan rakyat memiliki kekuatan yang sangat ampuh meskipun sekedar gerakan koin. Rakyat bersatu, negara terkendali.

Kasus bank Century memang fenomenal… semoga lekas selesai. Dinamika Pansus…. wah.. semoga bukan untuk membelokkan penyelesaian kinerja Pansus..

Kasus Luna Maya, Prita Mulyasari dan UUITE memang semakin menjadikan negeri kita lebih dewasa dan dewasa serta terus berbenah. Harus saling memahami hak orang lain.

Teknologi telah memecah belah persaudaraan. Infotaiment memanfaatkan kecanggihan video kamera yang semakin kecil dan multiguna, dan teknologi rekayasa video yang menggunakan hardware dan software yang gampang penggunaannya sehingga membuat acara televisi yang kadang melanggar privasi orang, sungguh terancam kehidupan privasi para artis dan masyarakat.

Demikian juga jaringan komunikasi dengan dunia maya (internet) telah dimanfaatkan dan menimbulkan (menjadikan) masalah bagi Maya.

Harus saling memahami… ayo jangan cari menang sendiri.

Waduh.. masuk 2010.. kok negeri ini panas dan banyak isu ya.. 😀

Siapa pengawal 100 hari presiden & Kabinet Indonesia Bersatu II ??

Dikawal dengan facebook bareng-bareng.. aja yooook..!

About webadm