Detektor Tamu menggunakan LDR

Beberapa minggu yang lalu, saya jalan-jalan di Mak*o, disana ada detektor tamu. Jika ada orang yang lewat didepan alat itu akan menimbulkan bunyi burung berkicau.

Yang menarik dari alat itu yaitu… bisa membantu kita, jika di lingkungan  kita entah rumah, sekolah atau apapun… ada lorong yang tidak bisa kita pantau terus menerus, maka kedatangan orang dapat diketahui dengan adanya alarm berupa suara burung berkicau dari detektor.

Prinsip kerja alat ini yaitu mengukur perubahan intensitas cahaya yang diterima oleh detektor. Detektor ini menggunakan LDR (Light Dependent Resistor) yang berubah resistansinya ketika dikenai cahaya. Berkaitan dengan detektor ini, jika ada perubahan intensitas cahaya yang terbaca oleh LDR maka LDR akan memicu rangkaian yang memunculkan bunyi burung berkicau.

Jika sumber cahaya atau pantulan cahaya terang yang mengenai alat ini pada jarak 100m, maka jika ada benda bergerak diantara sumber cahaya dan detektor maka dapat memicu bunyi alarm.

Pemasangan

Pemasangan diatur sesuai kebutuhan baik dari letak, ketinggian dan jam aktif.

Jika yang ingin dipantau pada lorong tertentu maka arahkan detektor ini ke wilayah yang terang dalam lorong yang akan dilintasi oleh manusia pada lorong tersebut. Jika ada orang yang lewat dan mengubah intensitas cahaya yang ditangkap detektor maka alat ini akan berbunyi.

Jika detektor digunakan untuk memantau anak kecil, maka dapat diletakkan pada posisi rendah dimana anak kecil tersebut jika melintas dapat memicu detektor berbunyi.

Jika detektor digunakan untuk pada malam hari maka dapat diatur detektor ini aktif  (on) pada malam hari.  Detektor ini menggunakan daya 3 volt yang dapat disupply menggunakan adaptor maka Catu daya listrik yang mensupply adaptor dapat diatur aktif pada jam malam menggunakan timer (digital atau analog).

Anda tertarik silakan membeli harganya sekitar 35 ribu sudah termasuk pajak.

Jika Anda orang yang hobi elektronika bisa juga membuat sendiri dengan variasi yang lebih cocok dengan selera..

About me