Fenomena kemacetan lalulintas dan Jejaring Facebook

Di jalan kelihatan rame lalu lalang kendaraan yang semakin banyak jumlahnya dan sering kita lihat plat kendaraan dengan cat yang masih gress.
Bagi pemilik kendaraan saya yakin merasa bahagia dengan kendaraan barunya.
Jika semua orang yang punya kendaraan pada waktu yang bersamaan turun ke jalan raya pastilah jalan akan macet…
Kini kepadatan kendaraan sedikit tereliminir dengan adanya Facebook, sebuah layanan Jejaring yang diluncurkan di dunia maya.
Kenapa begitu?
Facebook nampak beda dengan aplikasi layanan pertemanan yang ditawarkan oleh friendster yang juga digandrungi oleh sebagian pengguna internet.
Namun saya lihat, pengguna facebook nampak jauh lebih menjanjikan untuk menjaring teman-teman dan kenalan baik teman lama maupun teman baru.
Dimulai dari cara menemukan calon teman yang mengambil daftar buku di email, dan dengan penyajian dari daftar kenalan dari teman kita akan mempercepat pertambahan jaringan pertemanan. Kelompok calon teman yang disajikan berdasarkan data yang kita miliki, misal, perguruan tinggi, kantor, asal sekolah di SMA, teman secara umum dll membuat kita mudah untuk mengajukan permintaan sebagai teman barunya.
Dan semua fasilitas itu jika kita manfaatkan dan kita layani setiap komentar maka akan mengurangi kesempatan kita di jalan raya.
Jika dalam satu kota ada sepuluh ribu pengguna layanan facebook dan pada saat yang sama mereka melakukan aktifitas dengan facebook maka berada ribu kendaraan yang terparkir di tempat parkir, dan garasi?
Apalgi, paling tidak waktu yang diperlukan untuk membuka facebook bisa sampai satu jam. Kemungkinan ada teman lama yang minta digabungkan dalam daftar teman juga bisa semakin banyak.
Semakin banyak teman yang dimiliki maka kemungkinan melayani komentar yang masuk semakin banyak dan semakin lama waktu yang digunakan duduk didepan komputer.
Maka dari itu bisa terbayangkan jika kepadatan lalulintas sedikit banyak terpengaruh oleh adanya keberadaan facebook. Pengguna facebook banyak didominasi oleh usia pengguna antara 18 – 34 tahun,dan usia 35 keatas juga tidak sedikit. Jika di Indonesia dari mahasiswa sampai para pejabat dan profesional nampak tidak canggung untuk ikut tampil di facebook. Dimusim PEMILU 2009, sangat efektif dimanfaatkan untuk kampanye, karena dengan itu bisa menjaring teman-teman lamanya dan kenalannnya secara lebih baik krn dapat kontak langsung.
Masalah yang perlu diwaspadai adalah tidak boleh terlena dengan jejaring ini… karena bisa keasyikan dan melupakan aktifitas yang lain.

Selamat berfacebook dan semoga dapat mengambil manfaat darinya …

About me