Lalulintas semakin padat

Setiap pagi saat para pekerja mau masuk kerja, siswa mau ke sekolah, mahasiswa mau kuliah, angkutan mengantar penumpang, semua tumpah ruah dijalan. Pemandangan aliran kendaraan menuju kantor, kampus, sekolah terlihat padat.

Kalau berdasarkan informasi dari pengakuan  Direktur Pemasaran PT Astra Honda Motor Johannes Loman:  “Perkiraan kami, total pasar sepeda motor pada 2008 5-5,5 juta unit”, maka bisa dihitung kenaikan kepadatan lalulintas.

Jika hal ini tidka diimbangi dengan aturan lalulintas dan penambahan sarana transportasi entah pelebaran atau pembuatan jalur baru maka dipastikan akan terjadi kemacetan pada saat-saat tertentu.

Di Jogja, setahun yang lalu kalau mau menyeberang kota harus berfikir jalur mana yang lebih sepi. Tetapi saat ini yang dicari jalur mana yang lancar, karena semua sudah ramai dan padat kendaraan.

Kita bisa mencapai 1 jam kalau salah pilih jalan untuk menyeberang kota. Jalur-jalur yang merambat dan sering terlihat terletak di Jalan Kaliurang perempatan Ring Road menuju Kampus UGM. Sejak pagi  hingga sore kepadatan sudah hal biasa. Sekitar Hotel Garuda, jalan mataram menuju Taman Pintar juga padat. Dan berbagai ruas jalan lain tidak lepas dari antrian.

Yang penting dari kepadatan lalulintas yaitu adanya sikap kita untuk sabar dalam antrian, mendahulukan kendaraan yang mau menyeberang yang berpotensi menghambat lalulintas, dan tidak mengambil jalur kanan melebihi marka jalan untuk menunggu antrian.

Sambil menunggu rancangan tata kota untuk memikirkan jalur-jalur alternatif yang dapat mengatasi kemacetan dan antisipasi kepadatan lalulintas di waktu yang akan datang.

About me