Membangun Harapan dan Selamat Tahun Baru 2011

Pergantian tahun 2010 ke tahun 2011, sebenarnya tidak ada perbedaan yang mencolok. Semua hari dan waktu tetap sama keadaannya  seperti sebelumnya.

Tapi peristiwa pergantian tahun sejak dulu hingga sekarang masih menjadi sebuah peristiwa yang dirayakan secara besar-besaran dengan pesta kembang api yang terbesar dan secara serempak terjadi di seluruh dunia.

Peringatan dari Yang Maha Kuasa : ” Demi Waktu. Sesungguhnya Manusia dalam keadaan merugi”.  Sebagai sebuah hentakkan yang menyadarkan kepada manusia yang hidup di dunia ini sebenarnya penuh dengan kelemahan dan tidak memiliki kemampuan untuk bisa membalikkan kenyataan yang terjadi untuk kembali ke masa lalu meskipun cuma 1 detik saja.

Kerugian manusia itu akan selalu diperoleh karena manusia pada posisi tidak berdaya dalam mengendalikan waktu. TUHAN sebagai penguasa waktu telah memperingatkan kepada kita.  Siapapun yang saat ini sedang ada di dunia telah mengalami penuaan secara perlahan dan pasti. Betul-betul sebuah perjalanan yang tidak dapat diulang ke masa lalu.

Kerugian bisa dihindari dengan melalui tiga jalan keluar:

  1. Beriman (meyakini) adanya Tuhan Yang Maha Kuasa, Yang Maha Esa,  Tuhan yang tidak terpedaya dengan Waktu, Yang hidup Kekal, Yang tidak ada kesamaan dengan bentuk benda apapun di Dunia, Yang Tidak pernah Mati, Yang Maha Sempurna, Yang Tidak pernah Tua, Yang Tidak dapat dijangaku oleh akal manusia, Tuhan yang sungguh Luar Biasa melebihi keadaan ciptaannya yang ada di Alam semesta.
    Meyakini kepada Tuhan yang Maha Besar, melebihi kebesaran manusia yang sombong, melebihi perasaan sombong manusia yang merasa mampu hidup tanpa mengakui keberadaanNya.
    Betul-betul sebuah penyadaran bahwa kesempatan hidup hanya sekali. Kerugian akan diperoleh jika tidak memiliki keyakinan kepada TUHAN yang Maha Besar, Tuhan Tidak ada bandingannya dengan  kebesaran yang ada di Dunia. Bahkan manusia masih meras lemah dengan adanya keanehan-keanehan di Dunia, dan itu tidak terjadi bagi Tuhan yang menguasai keanehan atau rahasia Dunia dan alam semesta.
  2. Memberikan peringatan dan senantisa menjaga keyakinan tentang KEBENARAN secara turun temurun dan kepada orang lain. Di dunia ini penuh dengan hiruk pikuk kesibukan manusia untuk mencapai (merealisasikan) keinginannya atau cita-cita. Demikian juga kemajuan Teknologi yang pesat dan menakjubkan bagi manusia bisa mengganggu manusia untuk menemukan TUHAN, jika manusia sibuk menikmati kemajuan teknologi tersebut tanpa disertai pemikiran bahwa TUHAN pasti lebih canggih dan masih merahasiakan berbagai kecanggihan yang belum ditemukan manusia.
  3. Menyampaikan pesan SABAR kepada setiap manusia. Manusia sering melampui batas dan tidak memiliki kesadaran atas keterbatasannya. Emosi yang membara kadang bisa membinasakan dirinya jika tidak disertai dengan SABAR.

Mari membangun harapan dan mewujudkannya dengan tidak meninggalkan tiga hal diatas agar kita tidak termasuk orang yang rugi terhadap waktu.

About mdin