Merapi meletus Lagi, Hujan Abu sampai di kota Jogjakarta

Hujan abu terasa di kota Jogja pada pukul 00.35 hingga pagi dinihari. Dijalan-jalan penuh dengan abu, warga menyerbu ke Apotik Jaga yang masih buka membeli masker. Akibatnya apotik kehabisan stok, karena memang tidak dimenyiapkan untuk mengantisipasi jika Jogjakarta Hujan Abu.

Pada pukul 5 pagi langit kelihatan sangat gelap di wilayah timur. Pemandangan yang tidak lazim, karena biasanya cahaya matahari kelihatan di atas memancarkan warna cerah kekuningan. Pagi ini kelihatan gelap.

Berita lain:

VIVAnews – Gunung Merapi kembali meletus. Letusan kali ini cukup dahsyat karena hujan abu berlangsung cukup lama dan pergerakannya mencapai radius lebih dari 10 kilometer.

Menurut laporan reporter tvOne, Muhammad Mustika yang berada di Hargobinangun, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu 30 Oktober 2010, sejak pukul 00.45 WIB terjadi hujan abu dengan letusan besar dari segala arah.

“Hujan abu keluar selama sekitar 22 menit,” kata Mustika yang mendapat informasi dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK). Pengungsi dan sejumlah wartawan yang berada di Hargobinangun awalnya merasa aman.

Tapi sekitar setengah jam kemudian, abu vulkanik mulai turun di lokasi yang berjarak sekitar 20 kilometer. Hujan abu vulkanik juga sangat terasa di lokasi Hargobinangun.

Di lokasi ini ada sekitar 400 pengungsi. Suasana panik. Warga mulai diarahkan masuk ke dalam barak. Sedangkan sejumlah pekerja media mulai masuk ke dalam kendaraannya masing-masing dan berupaya mencari tempat aman.

About mdin