Putus.. sambung.. putus lagi .. sambung lagi

Akses internet semakin lama menjadi sebuah kebutuhan dan hal yang biasa. Di sekolah-sekolah, Perguruan Tinggi, Kantor, Cafe, Kost-kostan, dll makin banyak yang menawarkan akses internet dengan Hotspot.

Seperti pada pola yang umum dan sering terjadi, jika pada awal launching akses masih kenceng dan terasa menyenangkan… pengelola terlihat puas dan senyum-senyum.

Tapi jika sudah beberapa minggu dan bulan, akses mulai terasa merambat dan yang lebih melelahkan kalau sudah mengikuti irama: putus.. sambung.. putus lagi.. sambung lagi..

Paling menyedihkan kalau saat ada pelatihan internet… wahh… instruktur dan penyelenggara menjadi bingung…

Teori baru disampaikan dilanjutkan dengan praktek dan contoh.. pet… Page Not Found….

Begitulah,….

Para Admin Jaringan memang harus memiliki kebijakan penggunaan bandwidth… juga mengaktifkan filter situs yang diakses para pengguna.

Pada jam siang, sebaiknya akses yang membuat boros bandwidth yang tidak terkait dengan dunia pendidikan dibatasi. Agar aktifitas pendidikan dapat terlaksana dengan baik.

Lebih bagus lagi kalau di setiap  kampus disediakan server download yang merupakan kumpulan dari hasil download yang sudah diperoleh oleh warga kampus yang digabungkan dalam server download.  Materi yang terkumpul akan menjadi alternatif atau tujuan awal sebelum menghambil dari sumber aslinya yang menyita bandwidth..

Agar tidak dapat diakses dari orang yang bukan warga kampus dapat dibatasi hanya pengguna intranet  kampus atau sekolah sehingga betul-betul bermanfaat bagi warga kampus atau sekolah.

Kira-kira itu yang terpikir dari pengalaman mengelola bandwidth.. :)

About me