Tips untuk terbebas dari jeratan Hutang Kartu Kredit

Penggalan keluhan seorang pemegang kartu kredit sebagai berikut: ” Saat ini saya mempunyai permasalahan yang sangat pelik. Yaitu hutang credit card. Saya mempunyai dua buah credit card. Yang masing-masing jumlah tunggakannya 8 juta dan 5 juta rupiah dengan bunga 3,75% per bulan dan 4% untuk tarik tunai.”

Dan saran untuk solusi keluhan tersebut seperti dibawah.

Tawaran kartu kredit memang menggiurkan, seolah-olah menjadi solusi untuk keuangan kita. Namun apabila kita tidak berhati-hati, kita malah terperangkap ke masalah hutang kartu kredit. Tanpa terasa penggunaan kartu kredit sudah mencapai limit, sementara kita hanya dapat membayar jumlah minimal setiap bulannya. Bagaimana cara mengatasi hutang kartu kredit? Ada 2 langkah yang perlu dilakukan:

1. Mengatur pengeluaran.

Apabila Anda bertanya, darimanakah uang yang digunakan untuk membayar hutang kartu kredit? Maka jawabannya adalah dari gaji Anda sendiri. Pada tahap ini saya akan menjelaskan strategi yang dapat Anda lakukan untuk memberdayakan gaji Anda untuk membayar hutang kartu kredit.

Pada kasus diatas, Anda menjelaskan bahwa pendapatan Anda adalah gaji sebesar Rp. 3.500.000,- dan bonus sebesar Rp. 500.000,-. Jadi pendapatan total adalah Rp. 4.000.000,-. Nah, dana yang dipergunakan untuk membayar hutang biasanya adalah 30% dari total pendapatan. Dalam kasus Anda adalah Rp. 1.200.000,-.

Untuk menyisihkan dana sebesar ini, Anda perlu membuat anggaran belanja yang ketat. Bagilah pos-pos pengeluaran Anda menjadi beberapa kategori. Kategori yang biasa digunakan adalah tabungan, makanan, pajak, transportasi, pakaian, perumahan, hiburan, kesehatan, pendidikan, kebutuhan rumah tangga/kebutuhan sehari-hari, pembayaran kartu kredit, dan pengeluaran lain-lain. Untuk kasus ini, Anda sudah menetapkan biaya perumahan (kost) Rp. 950.000,-, dan pembayaran kartu kredit sebesar Rp. 1.200.000,-.

Berikan jatah pengeluaran untuk pos pengeluaran lainnya. Ingat bahwa total pengeluaran tidak boleh melebihi total pendapatan, berarti tidak boleh lebih dari Rp. 4.000.000,-.

Yang Anda buat ini adalah anggaran pendapatan dan belanja Anda. Anggaran ini hanyalah berupa rencana. Dan rencana ini harus Anda jalankan secara disiplin pada bulan yang bersangkutan. Mungkin Anda akan merasakan beberapa hal yang kurang enak, seperti Anda harus mengurangi jalan-jalan ke mall agar anggaran hiburannya tetap on budget, dan lain-lain, namun Anda harus tetap disiplin. Ingat kembali tujuan Anda: agar dapat terbebas dari hutang kartu kredit. Dan tetap harus diingat, jangan menambah hutang Anda pada kartu kredit.

2. Strategi melunasi kartu kredit.

Setelah Anda menjalankan langkah pertama diatas, Anda akan mendapatkan dana Rp. 1.200.000,- per bulan untuk melunasi kartu kredit. Sekarang pertanyaan berikutnya, bagaimana strategi untuk melunasi seluruh hutang kartu kredit yang paling cepat dan kerugian membayar bunga kartu kredit yang minimal?

Saya akan menjelaskan caranya. Kumpulkan data seluruh kartu kredit Anda, nilai hutang pada kartu kredit dan tingkat suku bunganya. Kita misalkan pada kasus ini ada 2 kartu kredit yang nilai bunganya berbeda:

  • Kartu kredit A dengan hutang Rp. 8.000.000,- dan bunga 3,75%.
  • Kartu kredit B dengan hutang Rp. 5.000.000,- dan bunga 4%.

Yang pertama, pilihlah kartu kredit dengan bunga yang paling tinggi. Dari contoh diatas adalah kartu kredit B. Nah, dana untuk membayar hutang dipusatkan ke kartu kredit ini. Semua kartu kredit selain kartu kredit B, hanya dibayar sejumlah minimal. Misalkan kartu kredit A minimal pembayarannya adalah Rp. 50.000,-, maka penggunaan dana untuk membayar hutang kartu kredit adalah:

  • Kartu kredit A dibayar Rp. 50.000,- per bulan.
  • Kartu kredit B dibayar Rp. 1.150.000,- per bulan.

Apabila Anda menjalankan rencana tersebut dengan lancar, maka dalam kurang lebih 5 atau 6 bulan hutang Anda pada kartu kredit B akan lunas. Selanjutnya, Anda dapat menggunakan seluruh dana pembayaran kartu kredit untuk kartu kredit A. Setelah kurang lebih 10 bulan, maka hutang kartu kredit A akan lunas.

sumber: http://blog.keuanganpribadi.com/tips-untuk-terbebas-dari-hutang-kartu-kredit/

About mdin